Bukan untuk Daftar Polisi, Keluarga Ungkap Fakta soal Pria yang Rela Tinggalkan Jasad Ayah untuk Tes



Cerita seorang pemuda yang harus rela meninggalkan jenazah sang ayah untuk mengikuti tes viral di media sosial.

Kabarnya sosok pria bernama Todu Silaban tersebut harus meninggalkan sang ayah karena menjalani tes masuk polri.

Namun belakangan, pihak keluarga mengkonfirmasi bahwa sosok Todu sebenarnya hendak mendaftar ke sebuah perguruan tinggi.

Kabar bahwa Todu Silaban akan mendaftar kepolisian sebelumnya dijelaskan oleh akun Facebook LelyMozz.

Pria terseut merupakan warga asal Humbang Hasundutan (Humbahas).

Namun kabar tersebut lantas dikonfirmasi pria bernama Guntur Tinambuan yang mengaku keluarga dari Todu.

Saat dikonfirmasi, Guntut menjelaskan bahwa ayah dari pemuda yang meninggal dunia tersebut adalah pamannya.

Sementara Todu adalah anak dari pamannya tersebut.

Guntur mengungkapkan, ada kekeliruan informasi yang beredar mengenai Todu yang akan mendaftar polisi.

Diungkapkan Guntur, saudara sepupunya itu bukan hendak masuk tes kepolisian, melainkan ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri.

"Itu memang informasi yang tidak benar, setahu saya anaknya paman saya ini tidak ada mau test ke kepolisian."

"Info yang saya dapat adalah akan menempuh ujian PTN, itu yang saya tau," kata Guntur kepada Tribunnews.com, Senin (19/4/2021).

Guntur menaambahkan, keluarganya memang tinggal di Desa Pakkat Huagong, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Sumatera Utara.

Lantaran tinggal di Tangerang, Guntur mengaku tidak mendapat informasi lengkap mengenai cerita yang viral ini.

Ia pun hanya mendapatkan cerita dari grup keluarga besarnya di WhatsApp.

"Berhubung saya tinggal di Tangerang, saya hanya mendapatkan info melalui group WA keluarga besar dari kakek, orang tua paman saya yang meninggal ini," tuturnya.

Terkait informasi Todu hendak mendaftar polisi, Guntur lantas berharap agar postingan tersebut dihapus agar tidak menimbulkan salah pengertian.

"Yang pasti anak paman saya sedang berusaha agar tahun ini bisa berhasil masuk PTN."

"Dan melalui ini kami berharap agar semua postingan ini terhapus agar tidak menimbulkan polemik," pungkasnya.

kasih iklan bawah artikel/iklan pintar

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

×
Latihan Direk Link

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel